Thursday, April 9, 2020

SAAT AKU BERGEMBIRA BERSAMA ISTERI DAN ANAKKU





PENGALAMANKU MAKAN DILUAR RUMAH

Foto ini merupakan kumpulan aku makan dibergagai daerah di Indonesia, Jawa, Lombok, Sulawesi, dan Kalimantan. Sebenarnya aku bukan sendirian saat makan, ada siswa2 SMP/SMA  yang sedang melakukan ekspedisi baik di dalam pulau Jawa maupun di luar Jawa. Karena aku ingin sendiri jadi aku potong gambar teman2  siswa yang bersamaku, mohon maaf bukan aku mengabaikan kalian, ttp ini khusus aku ingin sendiri. Di lain judul nanti akan aku tampilkan di blog aku ini. Halooooo

AKU DIUSIA 61 TH (9 APRIL 2020)


Foto aku selfi di Lab Sakura sendirian sehabis ngetes calon guru, sekitar jam 11.00 siang tepat diusiaku 61 tahun. Sebenarnya keberangkatanku ke sakura melanggar aturan pemprov  DKI karena saat ini sedang karantina dirumah, kerja juga dari rumah (work from home), mengapa harus dari rumah, krn untuk menghindari penularan virus corona /covid-19 yang sedang mengganas. Semoga keadaan ini tidak berlanjut lama dan semoga saya bersama keluarga besarku sehat walafiat, bahagia selalu di dunia kini serta di akhirat nanti.......Aamiin.

Sunday, March 29, 2020

VIRUS CORONA MELANDA DUNIA

TULISAN INI AKU TULIS SAAT AKU SEKELUARGA STAY AT HOME (30 Mart 2020 jam 11.00 siang)

Pemerintah daerah DKI menghimbau selama 2 minggu (14 hari),semua warganya untuk berada di rumah masing2, untuk memutus penularan virus corona. logikanya begini penularan covid-19 ini melalui sentuhan orang ke orang, klo sudah masuk kesaluran pernapasan akan masuk kedalam alveolus dan menimbulkan pneumonia akut, alias sesak napas.




  • saat aku tulis ini korban meninggal udah mendekati ratusan orang, yang positif dalam perawatan udah ribuan, jadi sangat gawat kalau tidak diambil tindakan seperti ini. Himbauan bp Gubernur Anies Rasyid Baswedan kepada warga jakarta adalah sbb : -diam di rumah; kalau keluar rumah pastikan memakai masket penutup mulut dan hidung; -jarak dengan orang lain minimal 1 meter (Physical Distancing); -dilarang pulang kampung agar penularan tidak menyebar sampai kampung2. Semua sekolah meliburkan siswanya selama 14 hari dan belajar lewat on line, tidak boleh ada kerumunan manusia dimana saja, jumatan ditiadakan semua shalat dhuhur di rumah, pernikahan di undur, kafe ditutup agar tidak ada kumpulan manusia dan masih lagi larangan2 dari pemprov DKI. 
  • Dirumah aku sekeluarga (aku, isteri dan Syifa anakku) mengerjakan pekerjaan kantor (work from home), gajian tetap seperti biasa. Selain itu aku memenuhi kulkas dengan cadangan makanan, beras jatah 2 bulan, indomi melimpah, minyak goreng 2 bulan, buah kita siapkan yang mengandung vitamin A, B, C dan E  untuk meningkatkan daya tahan tubuh. Syifa mewajibkan saya untuk mengkonsumsi /minum rendaman safron (semacam putik salah satu bunga dari Iran) dipercaya membantu meningkatkan ketahanan tubuh, sebagai anti oksidan. Pada suatu pagi setelah kurang lebih 10 hari aku kansumsi safron itu ada perubahan yang aku rasakan dalam tubuhku, badan terasa ringan, leher tidak ada rasa kaku2 dan tensiku normal 132/82 mmhg, langsung aku panggil Syifa kukabarkan hal ini, semua senang dan gembira.
  • untuk mengkoordinir guru2 melakukan belajar on line, saya bersama bu Aan(isteri), Ibu Muthaq dan guru lainnya melakukan rapat jarak jauh (pakai aplikasi zoom), alhamdulillah lancar. Ini ceritaku semoga menjadi kenangan kalau nanti corona covid-19 udah reda. Aamiin

LUKISANKU SELAMA DI SAKURA SAMPAI HARI INI





Tuesday, June 19, 2018

LEBARAN 2018 BERSAMA KELUARGA

Lebaran tahun 2018 ini kami dan keluarga melakukan di dua tempat, lebaran pertama 15 juni 2018 di rumah ibu di jakarta dan 16 juni s/d 19 juni di kampung Ponorogo. Perasaanku sangat senang karena semua keluarga baik di jakarta maupun di Ponorogo semua berkumpul dalam keadaan gembira. Lebih istimewa di tahun ini saudara dari Kalimantan ( keluarga Supri ) juga hadir di Bringinan Ponorogo, baru kali ini aku berjumpa mereka sejak berpisah puluhan tahun lalu. Tahun ini keadaan ayah di kampung secara sikologis masih dapat mengingat kami dengan baik, tetapi secara fisik kekuatan otot kaki ayahku sudah lemah dan tidak mampu berdiri lagi, dudukpun sudah payah, semoga kondisi ini merupakan penebus dosa ayahku dihadapan Allah nanti  Aamiin

BERJUANG UNTUK MENGUSIR ASING DAN ASENG DARI BUMI INDONESIA



Foto ini kami bersama isteri saat cfd di Jakarta, kami berharap 2019 ganti presiden karena jkw adalah proxy nya China tiongkok untuk membalikkan Indonesia dari negeri yang mayoritas Islam menjadi negeri yang menyudutkan Islam. Semua yang berhubungan dengan Islam dihantamnya misalnya Ulama dikriminalisasi, ormas Islam dibubarkan, ekonomi Islam di matikan pelan-pelan dengan mendatangkan berbagai macam import padahal petani sedang panen, mempersulit aliran modal kepada penduduk pribumi sedang untuk orang cina sangat dipermudah, tenaga kasar dari china dipermudah masuk ke Indonesia padahal warga pribumi pada nganggur. Pokoknya Pribumi akan dibunuh pelan-pelan,  kami bangsa Indonesia tdak rela diperlakukan seperti itu, tekad kami untuk mengganti presiden di 2019 sudah bulat..............semoga Allah swt meridhoi  Aamiin.





Monday, May 22, 2017

Lukisan aku selama ekspedisi di Al Falah













Lukisan urutan ke tiga dari atas adalah pantai KUTA di pulau Lombok nusa tenggara barat, lukisan ini saya buat sebagai hasil karya saya saat ekspedisi kepulau lombok dan sumbawa bersama SMA al Falah.
pantai ini sangat indah pasirnya putih bersih dan butiran pasirnya seragam besarnya, seperti ketumbar
sampai-sampai pulang saya membawa dua botol aqua yang isi 600 ml, sampai sekarang masih saya simpan.

Lukisan selanjutnya adalah jembatan Suramadu, yang menghubungkan surabaya dengan bangkalan Madura. Lukisan ini saya buat sebagai hasil karya saya di ekspedisi Bumi Jawa Timur, saat itu saya sangat tertarik sama keindahan jembatan ini, terutama saat malam hari, lampu LED yang dipasang pada tiang utama berwarna warni, kadang merah kadang biru dan kadang ping sangat indah. Kebetulan pada malam itu kami SMP al Falah menyewa kapal feri surabaya Madura untuk mendekat pada jembatan dan berada di bawah lengkung jembatannya. Suasana sangat menyenangkan semua siswa gembira ria saling foto baik untuk dukumen maupun Selfi masing-masing.

Selanjutnya lukisan Lawang sewu di Semarang
saya melukisnya sebagai hasil karya ekspedisi Bumi Jawa Tengah SMP Al Falah. saat itu malam hari sudah jam delapan malam kita bersama siswa memasuki gedung lawang sewu sambil merasakan bagaimana aura gedung ini, karena di masyarakat umum ada kesan bahwa gedung ini menakutkan, ternyata anak-anak kami sangat senang dan menikmati keindahan lawang sewu di waktu malam, tidak ada sedikitpun rasa takut, malah kesan mendalam dan kenangan yang seru kami dapat

Lukisan yang ke empat adalah kapal perang di ARMADATIM  surabaya
Alasan saya membuat lukisan ini karena saat ekspedisi Indonesia negara maritim gabungan SMP dan SMA  Al Falah saya sangat terkesan dengan jajaran kapal-kapal  perang yang dimiliki Negara ini, untuk masuk ke armada ini tidak semua sekolah bisa diterima, alhamduillah kami diterima dengan penih hormat dan perhatian, saat itu kami di bantu oleh Maijen Marinir Busran untuk dapat belajar disini, terimakasih bapak Busran, kenangan ini sangat mendalam di lubuk hatiku. Selain itu kami di terima berkunjung dan belajar di PT PAL, kami sangat bangga karena para sarjana lulusan Indonesia dapat memproduksi kapal sendiri, baik  kapal niaga maupun kapal perang. saat itu PT PAL sedang mengerjakan kapal niaga pesanan Turki dan kapal perang pesanan Philipina.

lukisan selanjutnya adalah salah satu pemandangan di sekitar gunung merapi jawa tengah
Lukisan ini saya buat sebagai hasil karya ekspedisi jawa tengah yg kedua SMP Al Falah , kenangan paling terpatri dalam pikiranku adalah saat berkunjung ke gunung DIENG, dan di kabupaten Wonosobo, alun-alaun nya yang sangat indah dan makanan gudek ayam kampung yang sangat enak terutama saat berbagi dengan anak-anak

Ada satu lagi lukisan yang belum saya tempel di blog ini yaitu lukisan PT LNG Bontang. Alhamdulillah setelah saya cari foto lukisan tersebut sekarang sudah ketemu, yaitu PT Badak Bontang sebagai produsen LNG terbesar di Asia, fotonya saya susulkan pada urutan pertama. Adapun foto lukisan urutan kedua juga susulan baru ketemu juga, lukisan itu adalah vew dari apartemenku CVA  ke arah kota Jakarta, ada SPBU dan rumah-rumah disepanjang jalan radar auri cibubur.

Menyusul lukisan saya saat ekspedisi transportasi jakarta, saya melukis kereta KRL bogor jakarta, kereta ini sedang perbaikan beberapa komponen di stasiun sekaligus bengkel di daerah Depok jawabarat. Kereta ini terlihat masih bagus dan lancar dalam operasionalnya, padahal kereta ini dibeli dari kereta bekas Jepang. Kebetulan saat kami berkunjung ke Jepang ketemu dengan tempat aslinya, yaitu di daerah perkampungan Ninja/ di daerah museum ninja, disana kereta jenis ini sangat fital untuk transportasi antar daerah kabupaten dan kondisinya di sana sangat bagus. dari wawancara kami di depo kereta KRL Depok  mereka bilang klo kereta itu dari bodynya tidak ada usangnya, karena terbuat dari baja kuat dan anti karat, jadi tinggal mengganti komponen tambahan yang sudah rusak.










Thursday, May 11, 2017

AKSI BELA ISLAM 2017

Alhamdulillah ummat islam bersatu bela Islam, seorang cina kafir Ahok menghina Al quran /almaidah 51. dengan hati ikhlas ummat mengadakan aksi bela Islam tanpa tekanan dari manapun tanpa biaya dari siapapun, melainkan semua dari diri sendiri, Allahu Akbar !!!!  Penista Islam harus dilawan baik secara hukum maupun doa, alhamdulillah 9 Mei 2017 Ahok di penjara 2 tahun atas perbuatannya menista agama selain itu kalah dalam pilkada DKI seminggu sebelumnya. Mudah-mudahan persatuan umat Islam yang telah terbangun dapat terjaga sampai nanti akhir zaman.

Sunday, February 5, 2017

Kegiatan kelas III SD loh

Mereka senang banget dengan permainan lampu-lampu LED kelap-kelip, menggunakan baterai dan kabel-kabel. Lihatlah wajah mereka senyum, ceria dan pengin memainkan semua.


Selamat belajar ..................................................................................................................

Saturday, February 4, 2017

Awal aku pindah tempat mengabdi (SD SAKURA)

Sudah lima bulan aku membenahi sekolah   SIFGHAH AKLAK QURAN (SAKURA) banyak hal yang butuh penyesuaian, beda jauh kondisinya dengan AL FALAH.  Sekolah ini tempat masyarakat kurang mampu mengharap mendapat pendidikan anaknya yang bagus, namun demikian banyak semangat untuk maju dari siswanya tidak kalah dengan sekoah yang dulu.  Sakura menggunakan tiga pendekatan kurikulum yaitu halaqah iman dan taqwa, BCCT dan kurikulum Diknas, dengan demikian alokasi iman dan taqwa lebih banyak drpd yg lain, BCCT lebih dominan dalam pengasuhan anak  sedang kurnas diambil materi  ajarnya. Bulan pertama saya bekerja saya ajukan LAB SCIENCE untuk menambah pengetahuan siswa tentang IPA, alhamdulillah respon yayasan, guru, OTM dan anak sangat positif. Selain itu aku ajukan untuk legalisasi sekoah alhamdulillah juga positif, saat saya menulis di blog ini proses perizinan sekolah hampir tuntas insya Allah dua minggu lagi selesai. Foto ini salah satu foto kegiatan LAB SCIENCE yang menyenangkan

ini kelas VI sedang merangkai lampu Flip-Flop, mereka mensolder komponen2 dasar seperti resistor, kapasitor, transistor dan lampu LED

Sunday, July 3, 2016

AWAL DAN AKHIR PERJALANANKU DI ALFALAH

DUA FOTO INI  merupakan saksi bisu awal dan akhir perjalananku di Al Falah.
foto pertama saya saat memegang kelas enam SD Al Falah awal-awal saya mengabdikan diri di sekolah Al Falah.  Saat itu unit paling tinggi SMP itupun baru kelas VIII  dan belum ada alumni. Dalam foto itu ada nama-nama yang masih ada di benakku seperti Putri (yg aku panggil Putik), Inayah Safitri (aku panggil Fitik), ada Buyung, Gema, Deo Gratias, dan Rian  ( aku panggil empat sekawan) memang berempat ini kompak pertemanannya juga bercandanya. Pernah suatu saat (mabit) bulan puasa mereka bercanda masuk kedalam penginapan anak perempuan dan mematikan lampu ruangan itu (ruang bersama kelas V-VIII) sekolah lama, semua anak perempuan ketakutan karena saat itu gencar-gencarnya berita dari salah satu siswi yg dapat melihat hantu kepala berjalan di kelas dan di kamar mandi ruangan itu. Anak yg saya maksud adalah Nadira termasuk ada dalam foto ini. Dari empat sekawan ini yg tertangkap tangan oleh saya adalah Rian (sekarang saat saya tulis cerita ini ia sudah dewasa/mahasiswa).

Rian saya proses dengan nasehat individual, yg saya sampaikan adalah bagaimana melaksanakan aturan sekolah tidak menakuti teman. Kejadian itu ada yang melihat siapa orangnya aku tidak tahu, yang jelas besok paginya aku di panggil Ibu Wismi selaku direktur sekolah bahwa penanganan saya terhadap empat sekawan terlalu keras, terutama terhadap Rian, akhirnya saya diminta untuk minta maaf kepada Rian. Hal ini saya lakukan hari senin pagi (saya minta maaf kpd Rian atas kekhilafan saya). Sepertinya peristiwa ini baru pertama kali terjadi di Al Falah/ guru minta maaf kpd murid, tapi itulah Alfalah yg sangat menjunjung tinggi sportifitas dan demokratis.
Anak yg lain ada cewek kembar Ira dan Ina, ada Dara Putrigaisani (ia tidak melanjutkan SMP di AlFalah), ada Fitri, ada Nadira (bisa lihat makluk halus), ada Dea Erisa (pakai kursi roda) alhamdulillah sekarang sudah sarjana dari UI, Cewek yg ini senyumnya lembut dan kuliah di Australia namanya Zara, dan satu lagi maaf sejuta maaf aku lupa namanya saat menulis ini ( yg berdiri di apit Zara dan Nadira). Alhamdulillah atas bantuan Syifa (anakku) aku ingat namanya yaitu Ita (halo Ita apakabar, hampir saja aku lupa namamu). Aku doakan semoga kalian semua menjadi orang yang bahagia, sejahtera dan taqwa kepada Allah swt.


Ini foto kelas IX terakhir pengabdianku di Al Falah. Semoga anak-anak ini dan yang lain yang pernah belajar sama saya mendapar berkah Allah dan dapat mengabdikan dirika kepada keluarga, bangsa dan agamanya.
foto ini diambil di kelas IX sekolah lama ya seperti inilah kondisinya, sesama mereka terjadi pertemanan yang saling membantu dan suport untuk sukses bersama. Diawal tahun mereka menuliskan motto kelas yang intinya ingin menciptakan suasana kelas kondusif untu belajar, menyenangkan dan dapat mewujudkan impian bersama yaitu "sukses UN bersama dengan kualitas nilai yang bagus"  dan alhamdulillah hal itu terbukti nilai UN mereka tinggi kemudian lulus bersama. Kebersamaan kelas ini sempat goyah karena salah satu siswinya (Fatha) pernah tidak aktif kurang lebih dua atau tiga bulan, alhamdulillah mendekati UN diperbolehkan masuk dan bekerja keras untuk mengejar ketertinggalan materi ajarnya. Aku merasa salut terhadap kegigihan dan kesungguhan belajarnya, saat temannya sudah pulang Fatha masih minta belajar kepada Tsania dan kadang kepada saya, hasilnya tidak mengecewkan alhamdulillah. Kelas ini penghuninya satu persatu memiliki keunikan dan bervariasi, ada yang daya tangkap nya sangat cepat ttp kurang teliti, ada yg kalem ttp cerdas dan teliti, ada yang sok ganteng (ttp memang ia belakangan ganteng), ada yang memang beneran ganteng (asli), ada yg sok ustadz ttp memang sepertinya nanti jadi ustadz,  ada yang kerjaannya tiap hari ngrapiin rambut ttp memang rambutnya bagus/kaya badai, ada cewek yang hobinya beladiri mudah2an nanti dapat membela bangsa dan agamanya ttp ia tetap cantik apalagi kalau berhijab, ada yang selalu berpakaian rapi serapi pribadinya ttp juga manis senyumnya, ada yang cantik lembut selalu senyum ipanya bagus ttp tidak mau neko-neko (sma di luar Al Falah), satu lagi cowok yg tak pernah sedih selalu senyum pribadinya sangat baik dan senang membantu siapa saja. Siapa yang unik2 tersebut tak lain dan tak buka (pinjam kalimat nya Pak Tedi) adalah : dari kiri kekanan EQI, FAUZAN, BOWI, USAMAH, NAUFAL, DHAFA, saya, NOVITA, TSANIA, FATHA dan dua lagi ZETA + FAHIRA (tidak masuk sekolah saat pengambilan foto).
Daaaaaaaaa sampai ketemu dilain kesempatan.



Sunday, August 2, 2015

Suasana yang tinggal kenangan



Suasana  sekolah alfalah tercinta yang tinggak kenangan.  Foto ini sebagai satu diantara  seribu dari kegiatan  harian kami di sekolah alfalah, kenapa  tinggal  kenangan, karena  sebentar lagi 17 agustus 2015  nanti kami pindah ke lokasi sekolah alfalah yang baru.  sebenarnya  yang ada dalam hati kecilku  sangatlah tidak rela,  karena  sekolah  ini yang ada dalam foto ini sangat melekat  dalam pengalaman hidupku,  aku menjadi guru yang benar  dimulai dari lokasi ini. Kalau pun dipaksakan menempati  tempat yang baru,  pastilah suasana  hati  seperti ini tidak akan saya dapatkan lagi. suasana  sekolah yang akan saya tinggalkan ini sangat nyaman untuk belajar,  lihat  latar belakang foto ini, penuh suasana tumbuhan rindang,  hijau, lahan  luas, gedung  sedikit  sangat menyejukkan pandangan  dan hati.  perhatikan  raut  muka anak-anak murid  saya dalam foto ini, mereka  cantik, gembira, rilek  dan akrap dengan gurunya, mereka menganggap  saya/guru  sebagai teman menuntut  ilmu,  jadi  tidak ada ketegangan interaksi.  Mudah-mudahan  walaupun tidak  seindah ini di lokasi baru nanti  akan  saya dapatkan suasana seperti ini.  Amiiiiin yaa Allah.

Thursday, July 30, 2015

Pengalaman yang menegangkan


Foto ini merupakan saksi bisu pengalaman yang sangat serem dan menegangkan selama aku berada di dunia ini.  Sekitar  bulan oktober  2014,  aku bersama Bapak Tedi Mulyadi  melakukan  survey tempat  ke pulau Peucang  di Ujung Kulon  propinsi Banten.  Tujuannya  ingin melihat langsung kondisi  perjalanan laut yang direncanakan untuk ekspedisi  anak SMP  AlFalah  ke Propinsi Banten (pulau Peucang).  Perjalana  laut dari pantai Sumur  s/d  pulau Peucang  kurang lebih 3 jam, menggunakan  perahu  motor  yang panjang nya  17 m  dan lebarnya 5 m,  perahu ini  muat 20 orang penumpang.  Tetapi  saat  survey  itu  hanya  saya, bp Tedi  dan  temannya  Pak Tedi  yang bernama Yudi  (tinggal di kecamatan Cimanggu  Pandeglang  Banten).  ABK  perahu  3 orang ( nahkoda 1 dan pembantu 2 orang).  Mengapa  pengalaman ini sangat menegangkan ?   Karena selama 2,5 jam keberangkatan  dan 3 jam  kepulangan  kami dihadang  oleh  ombak kurang lebih  2,5 m  tingginya.  Terutama  saat kepulangan  dari pulau Peucang  menuju pantai sumur.  Perahu  terombang - ambing  dan  terbanting-banting  sampai  air laut masuk kedalam perahu dan mengguyur kami semua. selama  3 jam  kepulangan  hanya  doa kepada Allah  swt  yang terucap  dan  yang tidak mampu terucap  oleh mulut ini.   Saya  pasrah kepada  kehendak  Allah, saya  berusaha  mengabarkan kejadian ini  kepada teman di sekolah  dan keluarga di rumah tidak  pernah  berhasil,  karena  sinyal Hp tidak ada sama sekali.  keteganganku  mulai sedikit  reda  setelah saat  terakhir  dari perjalanan kepulangan ini  menemui  air laut berwarna hijau  dan di situ benyak  terdapat  sampah. Dalam pikiranku  pasti ini sudah mendekati pantai,  ternyata  benar  karena sekitar  30 menit  kemudian terlihatlah tiang-tiang  SUTET  di pantai nan jauh di sana.  Alhamdulillah  kami selamat sampai pantai Sumur.

Saturday, July 4, 2015

Yang berkesan di pantai Bira (Celebes)





Banyak  pelajaran yang saya dapat saat ekspedisi Bumi Celebes, begitu juga siswa- siswi  kami. Pantai Bira sangat indah, pasirnya putih bersih, airnya kemilau bening, matahari tenggelam dan terbit sangat mengagumkan "membawa suasana ingat keagungan Allah swt".  Aku kenal Bp. Ahmad  sang pemilik hotel Anda Beach, adalah seorang pelaut yang hebat, pemerhati, pencipta dan pelestari kapal Pinisi  (ikon pulau Sulawesi itu). Aku dapat pelajaran besar dari Beliau "bahwa bangsa Indonesia adalah bangsa pelaut yang memiliki keberanian dan kemampuan melebihi bangsa manapun termasuk Eropa"  dan pesan yang Beliau sampaikan kepada kami adalah "kabarkan ucapan ini kepada semua anak muda Indonesia"  agar terbuka mata, telinga dan hatinya bahwa kita bukan bangsa yang lemah.
TERIMAKASIH  Pak Ahmad.

Ucapan Syifa (anakku nomer dua)


Syifa anak perempuanku nomer dua, sekarang sedang magang kerja di Indosat, untuk gelar sarjananya beberapa bulan lagi. anakku ada dua orang (pertama Tika dan kedua Syifa yg sedang ku ceritakan ini), kedua duanya cantik, cerdas dan dewasa. Syifa berpenampilan kalem sepertinya gen dari saya lebih dominan, orangnya ngangenin, kuliah di Telkom Bandung, belum sampai satu bulan di Bandung aku merasa kangen banget. Ucapan ulang tahun ini sangat membahagiakan aku, yang di SMS sampai sekarang belum saya hapus, rasanya pengin saya ukir tulisan itu di batu pualam atau di atas lempeng "iridium"  yang tidak akan lekang oleh ledakan nuklir sekalipun. Terimakasih Syifa atas perhatiannya kepada ayahmu (aku).  

Komen siswa saat ultahku